Daftar isi
Mengundang lewat WhatsApp sekarang sudah lumrah, bahkan untuk keluarga besar. Tantangannya ada di kata-kata: pesan yang terlalu singkat terasa kurang menghargai, sedangkan pesan yang terlalu panjang jarang dibaca sampai habis. Berikut contoh yang bisa langsung kamu pakai, tinggal sesuaikan nama dan acaranya.
Kenapa kata-kata undangan tetap penting
Undangan digital memang praktis, tapi bagi tamu, pesan yang masuk ke WhatsApp adalah kesan pertama acaramu. Pesan yang menyebut nama tamu, menjelaskan acara dengan jelas, dan ditutup dengan doa akan terasa jauh lebih hangat daripada tautan yang dikirim tanpa pengantar.
Ada tiga hal yang sebaiknya selalu ada:
- Sapaan dengan nama tamu, supaya tidak terkesan pesan massal.
- Inti undangan: siapa yang menikah, kapan, dan di mana (atau cukup tautan undangannya).
- Penutup yang sopan, misalnya ucapan terima kasih atau permohonan doa restu.
Contoh untuk keluarga dan orang yang dihormati
Untuk orang tua, paman, bibi, atau tokoh yang dituakan, pakai bahasa yang formal dan lengkap.
Kepada Yth. Bapak/Ibu Ahmad Fauzi,
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu untuk hadir di acara pernikahan kami, Fadli & Vina. Rincian acara dapat dilihat melalui tautan berikut. Merupakan suatu kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu berkenan hadir dan memberikan doa restu. Terima kasih.
Kalau keluargamu terbiasa dengan salam keagamaan, kamu bisa membukanya dengan salam dan menutupnya dengan doa sesuai kebiasaan keluarga.
Contoh untuk rekan kerja dan atasan
Untuk lingkungan kerja, tetap sopan tapi lebih ringkas.
Selamat pagi, Pak Budi. Dengan senang hati kami mengundang Bapak untuk hadir di pernikahan kami, Fadli & Vina, pada Sabtu, 14 Agustus 2027. Detail waktu dan lokasi ada di tautan berikut. Kehadiran dan doa Bapak sangat berarti bagi kami. Terima kasih.
Untuk grup kantor, kirim satu pesan umum ke grup lalu tetap kirim pesan pribadi ke atasan dan rekan dekat. Undangan yang dikirim langsung ke nomor masing-masing biasanya lebih dihargai.
Contoh untuk sahabat dan teman dekat
Dengan teman dekat, gaya santai justru terasa lebih tulus.
Halo Rina! Akhirnya hari yang ditunggu datang juga. Aku dan Fadli mau menikah tanggal 14 Agustus nanti, dan rasanya belum lengkap kalau kamu nggak datang. Semua infonya ada di tautan ini ya. Ditunggu banget kehadirannya!
Tips supaya pesan undangan dibaca dan dibalas
- Kirim satu per satu, bukan siaran massal. Pesan yang menyebut nama tamu jauh lebih mungkin dibuka.
- Kirim 3–4 minggu sebelum acara, lalu kirim pengingat singkat beberapa hari sebelumnya.
- Hindari jam istirahat malam. Pagi atau sore hari biasanya waktu yang paling nyaman.
- Minta konfirmasi kehadiran supaya jumlah tamu bisa diperkirakan sejak awal.
- Untuk tamu yang lebih tua, pertimbangkan untuk menelepon dulu sebelum mengirim tautan, sebagai tanda hormat.
Biar tidak perlu mengetik nama satu per satu
Menulis ulang nama di setiap pesan memang melelahkan kalau tamunya ratusan. Di Kekondangan, kamu cukup memasukkan daftar tamu sekali. Setiap tamu mendapat tautan bernama sendiri, jadi namanya langsung tampil di sampul undangan, dan pesan WhatsApp-nya sudah tersusun untuk dikirim satu per satu. Jawaban kehadiran dan ucapan dari tamu juga langsung terkumpul di dasbor.
Kalau mau mencoba, kamu bisa mulai dengan melihat koleksi tema atau langsung membuat undangan.
Bermanfaat? Bagikan ke calon pengantin lain.
Kekondangan
Undangan bertema Jawa, nama tamu di sampul
Isi acara, lalu kirim tautan bernama ke setiap tamu lewat WhatsApp. Bayar sekali, tamu tanpa batas.

